Cacar Air pada Anak


“Anak-anak terkena cacar air ?” tentu kita sering melihatnya. Bahkan kita mungkin juga pernah mengalaminya sendiri. Cacar air kita tentu familiar namun varisela, chicken pox,atau varicella zooster ? kita terkadang asing dengan istilah-istilah itu padahal nama-nama tadi punya penyebab yang sama dengan cacar air yang kita kenal. Tentu banyak pertanyaan yang kadang ingin kita tanyakan saat anak-anak kita atau kita sendiri terkena penyakit ini. Seperti apa bisa terkena penyakit ini lagi walau pernah kena, atau adakah imunisasinya dll”…..dll

Varisela berasal dari bahasa Latin, varicella. Di Indonesia penyakit ini dikenal dengan istilah cacar air, sedangkan di luar negeri terkenal dengan nama chicken-pox.

  • Varisela adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Varicella zoster, ditandai oleh erupsi yang khas pada kulit.
  • Pada umumnya menyerang anak-anak, tapi dapat juga terjadi pada orang dewasa yang belum pernah terkena sebelumnya
  • Banyak menyerang anak usia sekolah dasar (antara 5-9 tahun). Penularan memang cukup sering terjadi antar teman sekolah
  • Bersifat sangat menular dengan masa penularan antara 1 hari sebelum timbul ruam sampai 7 hari setelah munculnya gejala
  • Penularan dapat terjadi melalui: Kontak langsung dan Percikan ludah (droplet infection)
  • Masa inkubasi (masa sejak terpapar oleh virus sampai timbulnya gejala pertama) biasanya berkisar antara 2-3 minggu. “Cacar air dapat dicegah dengan pemberian zoster imun globulin (ZIG), yang didapat dari serum pasien yang mengalami penyembuhan dari herpes zoster, atau dengan varicella – zoster imun globulin (VZIG), yang diperoleh dari pool plasma yang mengandung titer antibodi spesifik yang tinggi. Bagi orang sehat, untuk pencegahan bisa dilakukan imunisasi dengan vaksin varisela zoster (Okastrain). Pada anak sehat usia 1 – 12 tahun diberikan satu kali, satu kali lagi diberikan pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60 – 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, diberikan sekali saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa betahan sampai 10 tahun.

    Secara umum, seluruh jenis penyakir herpes dapat menular melalui kontak langsung. Luka akibat infeksi yang terbuka akan mudah menularkan virus ke bagian tubuh lain atau ke orang lain kalau terjadi persentuhan.
    Khusus varisela zoster juga dapat ditularkan melalui udara, walau daya tularnya tidak sebesar cacar air. Jika seseorang tertular dan sebelumnya belum pernah sakit cacar air, ia akan terkena cacar air dulu dan tidak langsung herpes zoster. Gejalanya juga tidak sehebat herpes zoster.

    Persoalannya, tidak semua orang tahu apakah dirinya pernah menderita cacar air atau belum. Chicken pox (cacar air), terutama pada anak kecil, memang tidak selalu menimbulkan ruam di kulit sehingga terkadang tak disadari. Gejalanya mirip demam biasa yang beberapa hari kemudian sembuh sendiri. Namun, di saat ia dewasa, virusnya tiba-tiba langsung menyerang sebagai herpes zoster dengan gejala lebih berat.

    Lokasi munculnya gelembung di kulit sebenarnya mengikuti area persarafan yang selama itu menjadi tempat varisela zoster mendekam. Maka lokasinya juga sama dengan lokasi serangan ketika cacar air dulu. Serangan bisa terjadi pada satu atau beberapa area persarafan sekaligus. Inilah yang menyebabkan serangannya bisa meluas ke beberapa bagian tubuh, termasuk ke bagian kepala. Namun,, kebanyakan hanya menyerang area persarafan di sekitar dada.

    Mengingat umumnya muncul di satu sisi tubuh, ada mitos menyatakan, jika serangan sampai terjadi di dua sisi, penderita sudah mendekati pintu surga. Jangan takut, ini cuma mitos. Namun bisa diartikan juga, jika herpes zoster sudah menyerang beberapa area persarafan, penyakitnya memang tergolong parah. Apalagi jika usia penderita masih tergolong muda.

    Virus Varicella zoster juga menginfeksi sel satelit di sekitar neuron pada ganglion akar dorsal sumsum tulang belakang. Dari sini virus bisa kembali menimbulkan gejala dalam bentuk herpes zoster.
    Cepatnya penanganan herpes zoster penting agar tidak menimbulkan gejala sisa, yang disebut nyeri pascaherpes atau postherpetic neuralgia.

    Penyakit ini merupakan episode lanjutan dari herpes zoster yang diusahakan jangan sampai terjadi. Sebab, penderitaannya hebat dan bisa bertahun-tahun.

    Terjadinya nyeri pascaherpes disebabkan lambatnya pengobatan saat varisela zoster bikin ulah. Akibatnya, virus sempat merusak atau terjadi disfungsi sementara jaringan saraf di sekitarnya. Jika gejala ini terlanjur terjadi, kulit yang terkena sentuhan sedikit saja bisa menimbulkan nyeri. Atau, kadang saraf memancarkan sinyal nyeri terus-menerus. Sekitar 75% penderita nyeri ini mengaku, rasanya seperti terbakar.

    Faktor usia sangat menentukan kerentanan serangan nyeri pascaherpes. Semakin tua seseorang saat terkena herpes zoster, semakin besar kemungkinannya menderita nyeri. Jumlah mantan penderita herpes zoster yang berlanjut ke nyeri pascaherpes kira-kira 10 – 15% populasi. Di atas 50 tahun kemungkinannya menjadi 40%, di atas 60 tahun jadi 50%, dan di atas 80 tahun menjadi 80% dari populasi.

    Situs internet StopPain.Org memuat penelitian mutakhir yangmenunjukkan, kaum lanjut usia dengan gangguan saraf akibat penuaan atau diabetes (neuropati) lebih mudah terkena nyeri pasca herpes. Menariknya, kebanyakan penderita diabetes dengan neuropati tidak akan menyadari kondisi sarafnya itu sebelum terkena herpes zoster.

    Penderita herpes zoster berusia muda yang terkena serangan parah, misalnya sampai ke mata, semakin besar kemungkinannya terkena nyeri pascaherpes. Pada serangan yang sampai menuju ke mata ini, biasanya disarankan untuk berobat juga ke dokter mata, agar kerusakan saraf di sekitarnya dapat dicegah. Kerusakan saraf yang disebabkan herpes zoster sangat sulit dipulihkan – jika tidak bisa dibilang tidak akan bisa sembuh.Setiap pasien juga punya pengobatan sendiri yang berbeda tergantung kecocokannya. Untuk kasus seperti ini, dokter spesialis kulit tidak bekerja sendirian lagi. Ahli lain juga dilibatkan seperti ahli saraf, rehabilitasi medik, bahkan psikiatri. Psikiatri dilibatkan, karena derita nyeri berlebihan bisa mengakibatkan depresi

    dr. Kharisma Perdani,  Blog Parenting Islami
    http://parentingislami.wordpress.com

    dari : beberapa sumber

    About these ads

    22 Tanggapan

    1. Putra saya usia 5 tahun terkena herpes zoster.padahal sepengetahuan saya dia belum pernah sama sekali terkena cacar air.Waktu saya bawa ke dokter,beliau memberitahukan bahwa kemungkinan anak saya pernah terjangkit virus cacar air,mungkin karena tidak menimbulkam ruam,saya tidak menyadari bahwa dia terkena virus varicella.Gejalanya seperti ruam dengan bintik2 seperti biang keringat.aktifitasnya sehari2 tidak berbeda,aktif seperti biasa.tidak mengalami demam atau mengeluh sakit disekujur tubuhnya.hanya sesekali dia merasa gatal.dokter memberikan obar racikan anti virus,selain bedak,salep dan vitamin untuk daya tahan tubuhnya untuk mempercepat pemulihan.

      Sebelumnya terimakasih telah menrespon tulisan diatas. Benar sekali bu, terkadang kita tidak tahu saat kita sedang terjangkit cacar air. Saat kekebalan tubuh kita baik, manifestasi cacar airnya mungkin tidak muncul.

      Salam hangat untuk si kecil
      dr. Kharisma Perdani

    2. Putri saya usia 3 tahun, saat ini sedang terjangkit cacar air, awalnya tidak ada demam yang berat, hanya demam ringan, nafsu makannya juga bagus, tetap aktif, tidak ada gejala lesu, sampai akhirnya waktu pulang sekolah, gurunya di sekolah memberitahu saya kalau anak saya kemungkinan kena cacar air karena sudah mulai timbul bintik-bintik seperti cacar, segera saya bawa ke dokter, ternyata benar. Yang saya tahu, penderita cacar harus dikarantina, namanya anak-anak jadi susah, saya sendiri agak khawatir adiknya tertular, jangan sampai deh. Terus kami sekeluarga berusaha untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

    3. ummu yumna, dimana tinggalnya? saya sedang mencari orang2 yang sedang cacar air,. boleh tolong info ke 93538992. terimakasih.

    4. Saya ibu dari bayi berusia 10 bulan. dan sekarang sedang terkena cacar air. saya kuatir anak saya akan tertular, walaupun begitu bintik muncul di kulit saya anak saya langsung pindah ke rumah eyangnya. kekuatiran ini muncul karena saya membaca artikel tentang masa penularan cacar air di mulai 1-2 hari sebelum timbul ruam sampai 7 setelah timbul ruam. sebelumnya 5 tahun yang lalu saya juga pernah terkena herpes kulit. terima kasih.

    5. Usia anak sy 8 thn, tp kok lucu ya apa daya tahan tubuhnya memang lain. karena dia tdk ada gejala apa2. Tiba2 mau mandi pagi kok ada bintik merah. Saya tanya tidak gatal..sy tunggu hari esoknya ada lagi.Saya berharap saja semoga tidak terlalu berlarut larut. mengingat kakak2nya lagi banyak ulangan di sekolahnya. Terima kasih

    6. putri saya berumur 2,4 tahun, BB=12kg, TB=85cm, Saya ingin minta saran, ketika usia 21 bulan putri saya terkena cacar air, alhamdulillah 3 minggu sudah sembuh, walaupun sampai sekarang bekasnya masih ada. Namun akhir2 ini kira2 1 bulan ini, putri saya sering gatal2 di kulitnya, terasa gatal2 itu kalau menjelang tidur malam. Padahal tiap pagi maupun sore setelah mandi diberi bedak. Kenapa terjadi demikian ya? faktor apa saja yang mengakibatkan gatal2 tersebut ? Terima kasih

    7. Asw. Pak Imam, kalo gatalnya hanya terjadi malam hari, sangat mungkin berhubungan degan cuaca, biasanya ke arah penyakit alergi. Walaupun masih ada kemungkinan yang lain. akan sangat membantu jika lokasi gatal dan bentuk kelainan pada kulitnya diceritakan. Jika sangat mengganggu dan terus berlangsung, sebainya bapa membawa putri bapa untuk berkonsultasi ke dokter. Mudah-mudahan membantu
      Dr. Ariani

      http://parentingislami.wordpress.com

    8. Assalamualaikum dok, saya dulu pernah terkena herpes, yang ingin saya tanyakan, mengapa setelah pascaherpes sistem imunitas saya semakin turun, bila terkena penyakit sy mudah sakit. Apa ini berhubungan dengan herpes. Dan apa ada cara untuk mengatasinya?.

    9. assalamualaikum dok,,langsung saja. anak saya umur 5 bulan belum mendapat imunisasi cacar. tapi sudah terkena penyakit cacar.itu bagaimana dok?bahayakah?perlu periksa ke dokter tidak?atau mungkin bisa langsung diberi bedak anti cacar dari apotek?saat ini saya sedang bingung karena mengingat anak saya belum pernah di imunisasi.
      trimakasih sebelumnya atas bantuannya.

    10. [...] Cacar Air pada Anak Posted on 2 Mei 2008 by [...]

    11. Waalaikum salam Wr.Wb
      Pa teguh yang baik, sebelumnya kami mohon maaf baru bisa membalas komentar Bapak sekarang.
      Cacar air penyebabnya adalah virus, dan secara umum tidak membahayakan, kecuali ada komplikasi serius, atau menyerang orang dengan kekebalan tubuh yang rendah. Saran saya, sebaiknya Bapak memeriksakan ke dokter terlebih dahulu untuk meyakinkan ada tidaknya komplikasi. Bedak boleh diberikan, fungsinya untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah pecahanya gelembung-gelembung secara dini. Selain itu boleh diberikan parecetamol untuk meringankan demam yang timbul. Demikian, semoga membantu, dan semoga dedenya cepat sembuh.
      Wassalam.

      dr.ariani
      parentingislami.wordpress.com

    12. Wassalamu’alaikum wr.wb.
      Pak Wahyu, setelah virus herpes menyerang tubuh kita, memang virus tetap ada di dalam saraf dan bisa menimbulkan serangan kembali ketika daya tahan tubuh melemah. Saya sarankan pak Wahyu memeriksakan diri untuk mengetahui penyebab menurunnya imunitas tubuh pak Wahyu. Olahraga, istirahat yang cukup, mengatasi stessor psiikis, dan suplemen multivitamin dan peningkat kekebakan tubuh (immumodulator) bisa membantu mengatasinya.
      Semoga Bapak menamukan jalan keluar dari masalah kesehatan Bapak.

      Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
      dr.ariani
      parentingislami.wordpress.com

    13. assalamualaikum
      Bu dokter yg baik

      Saya 29th sudah 6 hari saya terkena cacar, saya memiliki anak bayi 5 bulan. Apa yang bisa saya lakukan agar tidak menulari putri saya?

      Thanks

    14. Aslmkm. Trma ksh sblmnya atas artikel yg sngt bgs tntang cacar air,jd menambh wacana sy. Dok anak sy usia 25 bulan, sdah 3 hari yg lalu d lipatan sikut tangannya ada beberapa bntolan sy kira biang keringat jd cuma sy ksh caladin tp ktika pecah jd lecet dan skrang melebar jd ky luka terbakar, sy ksh salep yg dl prnh d ksh dokter wkt bayi. Dan sy liat d kening dan leher ada ruam2 yg sama ky d sikut. Tp anak sy tdk demam dan tdk rewel. Masih aktif dan nafsu makan jg tdk brkurang. Apa perlu sy bw k dktr? Apa minta obat aj lgsg d apotik?

    15. umur anak belum 1 bln bila terkena cacar bgaimana cara utk mengatasinya?

    16. 5″f pak langsung saja,kemarin sya memeriksakan anak saya yang baru berusia 8 bulan ke dokter,,karena terkena cacar air,,
      tapi dari penjelasan dokter disarankan tidak boleh mandi,,bagaimana mengatasi hal tersebut?
      terimakasih

    17. dok. Anak saya 7bln beberapa hari yg lalu mengalami diare dan panas tinggi, bersamaan di dagunya ada 1 bintik berair kemudian 1hr kemdian pecah dan seperti melepuh, 3hr kemudian disekitarnya muncul lg bintik2 yg sama sekitar 5biji, apakah itu herpes dok? Trimakasih

    18. Assalamualaikum wr.wb.
      Dok, anak sy 1,5 tahun sedang terkena cacar. Kami usahakan utk dipisah tidur dg ibunya yg kebetulan lagi hamil 3 bulan. Bagaimana utk mengatasinya dok. Isteri sdg konsul ke dokter. Apa yg hrs dilakukan dirumah. Terima kasih atas jawabannya.
      Wassalam

    19. asw dok.. Anak sy usia 8 bulan, cewek dan sdh pernah vaksin anti cacar.. Tp kok tetap kena cacar ya?? Kenapa? Skrg lagi sakit cacar.. Dan byk bentol2 jg di kemaluan dan maaf pantatnya.. Sy kasihan takutnya mbekas kan msh bayi dok ga tau apa2 digaruk terus.. sy sdh tny dokter anaknya.katanya kl sdh vaksin anti cacar ada yg mgk bisa kena cacar tp biasanya cacar ringan dan tdk membekas.. Apa benar begitu?sdgkan anak sy garuk2 terus dan rewel.sdh sy beri salep..thanx

    20. anak saya 13 bulan terkena cacar air sementara istri hamil 7 bulan dari mertua waktu kecil pernah terserang cacar air bagaimana ini?

    21. putra saya umur stu bulan 1 minggu.terkena cacar air….gimna obt yang cocok untuk usia sebuln yaaaaa…..

    22. saya terkena penyakit varicella zoster lima hari yang lalu. saya mau tanya dok, bentuk ruam nyeri pasca herpes itu seperti apa ya? soalnya, yang saya rasa kan sekarang, setiap bagian ruam itu tersentuh sedikit saja langsung nyeri. bentuk ruamnya juga sudah bukan bintik-bintik lagi, tapi sudah melebar seperti luka bakar. saya mohon jawabannya. terima kasih.

    Berikan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 54 pengikut lainnya.