Pengelolaan obat di rumah tangga


Definisi

Apa sebenarnya obat itu? Obat adalah suatu senyawa/bahan kimia yang berasal dari luar tubuh dan akan mengakibatkan perubahan fungsi biologi jaringan atau organ jika masuk ke dalam tubuh manusia. Tujuan meminum obat adalah untuk mencegah atau menyembuhkan penyakit. Untuk mencapai tujuan pengobatan dan penatalaksanaan kejadian-kejadian di rumah tangga, perlu disediakan obat sederhana. Walaupun obat yang tersedia sederhana, namun perlu dikelola dengan baik. Pengelolaan yang tidak baik selain menyebabkan biaya terbuang percuma juga dapat membahayakan jiwa.

Pembagian obat

Obat-obat yang harus tersedia dapat dikelompokkan sebagai berikut obat-obat luar, obat-obat yang dibeli sendiri, dan obat-obat khusus yang didapat dari resep dokter.

Jenis Obat dan Alat Kesehatan yang Perlu Tersedia

Jenis persediaan obat dan alat kesehatan di rumah tangga sangat tergantung pada kejadian yang sering dialami di rumah tangga, misalnya demam, anak kejang dan perlukaan. Obat dan alat kesehatan yang disediakan harus berkaitan dengan hal tersebut.

Secara umum berdasar angka kejadian obat dan alat kesehatan yang perlu disediakan adalah :

-obat batuk ( anak dan dewasa ): Obat Batuk Hitam (OBH), Obat Batuk Putih (OBP), tablet antibatuk

– obat sakit perut/diare: oralit, carbon adsorbent (norit®), tablet maag

– obat pengurang rasa nyeri/demam: parasetamol sirup dan tablet, aspirin tablet (khusus dewasa)

– obat untuk alergi: ctm, dan salep antihistamin

– obat anti mabuk (khusus bagi yang sering bepergian);

– obat yang digunakan secara topikal (dioleskan pada kulit)

– cairan antiseptik (mercurochrom, povidon iodine), salep/krim anti histamin, salep/krim pengurang rasa nyeri (kayu putih, minyak telon, balsern dll.), dan tetes mata.

Alat kesehatan yang diperlukan di rumah tangga antara lain :

-kasa pembalut, pembalut elastis

– kasa steril

– plester biasa maupun yang sudah ada anti infeksinya

-pembalut segitiga (mitela)

– peniti

– pinset

-termometer,

-gelas pencuci mata.

Cara Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan

1. Kotak/lemari obat ditempatkan pada tempat yang mudah terjangkau, namun tidak mudah dijangkau oleh anak-anak.

2. Jangan ditempatkan di daerah yang terkena cahaya matahari langsung, hindari penempatan pada tempat yang lembab dan basah.

3. Bahan kotak/lemari obat dapat bermacam-macam, dapat terpisah sendiri (yang ideal), dapat bersama dengan barang lain, namun harus jelas pemisahannya.

4. Setiap obat yang disimpan harus diberi etiket/label yang jelas, nama obat, cara penggunaan, dan tanggal dibeli.

5. Bedakan label penggunaan obat luar dan obat dalam (yang diminum).

6. Dikontrol dan dibersihkan secara periodik.

Obat Rusak

Obat cepat menjadi rusak bila terpapar sinar matahari, kelembaban udara, dan udara yang sangat kering. Ciri obat rusak antara lain adanya perubahan warna, bentuk ( pecah, tumbuh kristal, lembab); bila berupa sirup/campuran saat dikocok tidak tercampur, sudah lewat batas kadaluwarsa. Dalam kondisi tersebut obat harus dibuang dan jangan digunakan. Perlu diperhatikan pembuangan obat sebaiknya memperhatikan lingkungan, sebaiknya dihancurkan terlebih dahulu.

[umina_fatih].

Referensi :

1. BSMI
2. Obat untuk Pertolongan Pertama dan Pengelolaan Obat dalam Rumah Tangga .H. SULANTO SALEH-DANU R
Bagian Farmakologi Klinik Fak. Kedokteran UGM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: