Mengelola Kelas PAUD yang Sehat (Part 3)


D. Menyediakan dan Menggunakan Benda-Benda yang Terjaga Kesehatan dan Kebersihannya

Kelas harus bersih dan memiliki sanitasi yang baik. Meskipun petugas kebersihan yang melakukannya, tapi pendidik harus mengawasinya. Penting untuk memastikan bahwa kebersihan kelas sepanjang hari. Lantai, meja dan tempat menyajikan makanan harus terjaga kebersihannya. Makanan harus di simpan dalam wadah yang baik. Penyebaran penyakit dapat dicegah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi kelas. Untuk membersihkan mainan dan peralatan yang di sentuh anak, bisa dengan mencucinya dengan cairan pembersih dan air yang disediakan setiap hari. Ketika anak terinfeksi kuman, beritahu orang tuanya segera. Untuk memastikan ruangan kelas bersih dan sanitasinya baik, bisa mengunakan Ceklis Kebersihan Kelas setiap hari.

Penerangan, pemanas ruangan dan ventilasi harus dijaga pada kondisi yang sehat. Anak dan orang tua harus mendapatkan pemberitahuan mengenai jenis pakaian yang digunakan ke sekolah. Jika baju hangat cadangan dianggap perlu, pendidik harus menyiapkannya apabila anak tidak membawanya. Siapkan persediaan pakaian yang cukup jika sewaktu-waktu anak jatuh atau kecelakaan atau kehilangan baju. Pastikan mencucinya setelah digunakan.

Taman bermain outdoor juga harus bersih. Jika terdapat bak pasir, tutuplah sehingga hewan tidak bisa masuk ke dalamnya. Jika pendidik memiliki ayunan atau perosotan, pastikan yang permukaannya berlubang sehingga ketika hujan, tidak akan ada genangan air yang bisa menyebabkan berkembangbiaknya nyamuk.

Contoh Cek List Kebersihan Kamar

___ Lantai kelas dan kursi bersih

___ Area buku bersih

___ Permukaan meja dan rak bersih dan bebas kuman

­___Tempat sampah dilapisi pelastik sampah

___ Lantai kamar mandi bersih dan bebas kuman

___ Bak cuci piring dan toilet bersih dan bebas kuman

___ Makanan tersimpan dengan baik

___ Alat makan bersih dan tersimpan dengan baik

___ Sampah sudah di buang

___ Tersedia handuk

___ Tersedia tisu

___ Tersedia sabun cair

___ Tersedia gelas kertas

___ Tersedia sikat gigi tiap anak

___ Tersedia pasta gigi tiap anak

___ Mainan bersih dan bebas kuman

___ Binatang mainan bersih

___ Kotak dan kandang binatang bersih

___ Selimut, keset, pelpet, bersih

___ Air bak air sudah diganti

Di kelas pun harus tersedia persediaan tisu, handuk, gelas kertas dan sabun cair. Jika pendidik menggunakan seprei atau selimut untuk tidur siang, harus dinamai untuk setiap anak dan dicuci secara rutin. Untuk mencegah penyebaran kuman pastikan anak menggunakan seprei dan selimut milik mereka. Juga pastikan peralatan makan dicuci dengan baik dengan suhu yang cukup untuk membunuh bakteri dan simpan di tempat yang baik.

Menggosok gigi setelah makan adalah kebiasaan yang baik untuk anak. Setiap anak harus memiliki sikat gigi sendiri dan beri nama atau tanda sehingga mereka bisa mengenalinya. Juga namai tempat menyimpan sikat gigi mereka. Selain itu, menggunakan pasta gigi untuk setiap anak pun bisa mencegah penyebaran kuman. Pastikan anak menggosok gigi dengan benar setiap setelah makan.

E. Mengenali Prilaku atau Gejala Aneh yang Mengindikasikan Anak sakit atau akan Mengakibatkan Mereka Sakit

Terkadang anak bisa sakit tanpa di duga sebelumnya karena itu pendidik harus siap jika itu terjadi. Dalam hal ini, mengenali anak yang sakit sangat penting. Jika di sekolah tidak ada staf kesehatan, maka pendidik bisa membicarakan dengan orang tua untuk mencari alternatif perawat.

Kebijakan mengenai perawatan anak yang sakit perlu didiskusikan dengan staff dan dikomunikasikan dengan orang tua sehingga setiap orang faham dengan prosedurnya. Yang utama, pendidik harus memastikan anak terbebas dari tetanus, polio dan influenza tipe B.

Pendidik juga perlu mencek setiap anak ketika mereka datang. Beberapa gejala yang mungkin terlihat dari anak yang sakit adalah:

Rasa sakit yang tidak biasa

Kulit berbintik

Mata merah

Sakit perut

Kelelahan yang tidak biasa

Mual

Diare

Sakit kepala

Nyeri

Panas dingin

Sakit tenggorokan

Sakit telinga

Memar

Luka bakar

Perawat anak harus mengetahui informasi umum tentang tingkat keseriusan penyakit anak. Misalnya, anak dengan hidung bengkak, batuk, sakit kepala, atau sakit perut bisa dirawat di kelas jika ini adalah kebijakan pendidik. Tapi anak dengan gejala yang lebih parah, lebih baik dipulangkan atau dirawat. Lebi baik anak diisolasi dari anak lain dan dirawat.

Pendidik juga harus terbiasa dengan kebutuhan kesehatan anak. Apakah ada anak yang sedang dalam masa perawatan atau pengobatan? Apakah ada yang memiliki asma atau alergi? Bagaimana dengan keterbatasan fisik? Beberapa anak menjadi gampang terkena penyakit dari pada anak yang lainnya. Mau tidak mau, pendidik memiliki tanggungjawab untuk mengawasi kesehatan anak, terbiasa dengan mereka, berbicara dengan orang tua dan bersap-siap untuk merespon kebutuhan setiap anak.

Penyakit yang perlu diwaspadai jika terjangkit pada anak, diantaranya adalah:

bersambung…

[Endah, https://parentingislami.wordpress.com%5D

2 Tanggapan

  1. Saya ingin tahu tentang PAUD,ingin ngeprint out tulisan ini boleh ya ?

  2. Silakan saja bu, selama sumbernya dicantumkan tidak akan jadi masalah.
    Semoga bermanfaat

    Priyanto
    Parenting Islami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: