Tips Sukses Inisisasi Menyusui Dini & ASI ekslusif


Tips Sukses Inisisasi Menyusui Dini & ASI ekslusif

Alhamdulillah, 4 bulan sudah, Ica, puteri keduaku menikmati ASI ekslusif .”Tinggal” 2 bulan lagi melanjutkan perjuangan, Insya Allah. Saya sangat bersyukur, karena bukanlah hal yang mudah, bagi ibu bekerja seperti saya (dengan jadwal kerja shift dan masih ada dinas malam) mempertahankan ASI ekslusif.

Dan saya yakin Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah salah satu faktor yang sangat menentukan dalam keberhasilan ASI ekslusif. Sebagai orang yang sering “diamanahi” memotivasi orang lain untuk melakukan IMD dan ASI ekslusive, tentu menjadi obsesi tersendiri untuk menerapkan kedua hal tersebut pada anak kedua saya (terlebih saya belum berhasil melakukannya pada anak pertama saya). Saya ingin membagi pengalaman saya tentang beberapa tips untuk para ibu, bunda, ummi yang ingin melakukan IMD dan ASI ekslusif, semoga bermanfaat.

Memahami manfaat IMD dan ASI ekslusive

Kalau seorang ibu benar2 faham akan manfaat IMD dan ASI ekslusif, saya yakin, dia akan berusaha sampai titik darah penghabisan (engga hiperbola,lho,beneran) untuk memberikan hal itu untuk anak-anaknya. Karena pemahaman tentang kedua hal itu yang akan menjadi motivasi kita untuk berjuang menerapkan keduanya. Sebaliknya. jika tidak tahu, tidak sedikit dari para ibu (bahkan seorang dokter) yang tidak termotivasi untuk berjuang memberikan kedua hal tersebut untuk anak-anaknya, kendatipun sangat memungkinkan baginya.

Dan jika para umahat faham, bagaimana kedudukan dan keutamaan menyusui dalam Islam. Bagaimana menyusui adalah kewajiban para ibu, hak anak-anak kita yang akan dibalas di dunia dan akhirat. Saya yakin para ummahat akan sangat bersemangat. ketika memperjuangkan IMD dan ASI eklusif untuk putera puterinya.

Membentuk laskar pendukung

Setelah kita memahami manfaat IMD dan ASI ekslusif, langkah berikutnya adalah menyebarkan ilmu itu kepada orang-oranng terdekat kita; suami, orang tua, pengasuh bayi, teman-teman kita,sehingga merekapun akan mendukung perjuangan kita. Hal ini sangat penting, karena kita sangat membutuhkan bantuan mereka untuk dapat berhasil melakukan keduanya.

Pastikan fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang akan menolong anda selama hamil, melahirkan dan pasca melahirkan menerapkan IMD dan ASI ekslusive

Beberapa minggu sebelum melahirkan saya mencari info tersebut dan Alhamdulillah, rumah sakit yang saya pilih baru saja menerapkan IMD beberapa minggu sebelumnya, bahkan dokter kandungan yang merawat saya dari awal adalah pakar IMD di rumah sakit tempat saya melahirkan, sehingga dia dengan senang hati menerapkan IMD. Dan puteri adalah bayi IMD pertama yang dia tolong di RS tersebut.

Setelah puteri saya selesai IMD, perawat bayi meminta ijin saya sebelum memberi susu formula pada sang bayi. Ketika saya dengan tegas tidak mengijinkan, perawat tersebut bolak-balik membawa bayi saya ke ruangan saya untuk disusui. Padahal kondisi saya saai itu kurang baik, masih pemulihan dari syok akibat perdarahan yang banyak dikarenakan atonia uteri (kontaksi uterusnya jelek sekali), bahkan terancam histerektomi (diangkat uterusnya).Salut dech akan usaha perawat tersebut memberikan ASI ekslusif.

Ilmu tentang manajemen laktasi

Tentu saja akan timbul banyak permasalahan ketika kita ingin memperjuangkan kedua hal tersebut. Untuk mendapatkan solusinya, kita perlu memahami manajemen laktasi. Mengenai bagaimana mengatasi berbagai masalah menyusui, misalnya, puting lecet, payudara bengkak, ASI kurang hingga penyimpanan ASI untuk ibu bekerja, dsb.

Salah satu cara yang paling efektif untuk mendapatkan ilmu tentang berbagai hal tersebut ialah dengan bertanya kepada orang yang sudah pernah mengalami permasalahan tersebut.Selain kita mendapatkan solusi, dengan sharing kita juga saling menguatkan secara psikologi.

Yakin, kita bisa, insya Allah!

Dari keyakinan akan timbul semangat yang luar biasa untuk berjuang mengatasi segala permasalahan yang ada. Dan kita pun akan tersugesti, sehingga insya Allah, kita bisa!

Berdo’a

Pada dasarnya kedua hal tersebut adalah rizki yagn luar biasa untuk putera-puteri kita. Dan pemilik dari rezeki itu hanya Allah. Jangan lupa berdoa semoga Allah memberikan rizki yang berharga ini pada anak-anak kita

Selamat berjuang ummi, ibu, bunda,mama, insya Allah ini bagian dari jihad kita mempersiapkan generasi yang unggul, yang siap menghasung perjuangan da’wah ini. Dan menebar rahmat kepada semesta alam. Keep On Fighting!!

dr. Ariani (Umminya Fatih dan Raisya)

https://parentingislami.wordpress.com

6 Tanggapan

  1. makasih dokter atas tipsnya.insayaalloh saya juga semangat sekali untuk melakukan IMD dan asi eksklusif. setiap bertemu umahat yang memiliki bayi selalu saya tanya dikasih susu formula ngga bayinya?kalau jawabannya diluar harapan, dengan senang hati saya berusaha menjelaskan pentingnya asi bagi masa depan anak, cara tetap memberi asi kalau sang bayi ditinggal bekerja. apapun yang saya tahu dari hasil membaca dan pengalaman pribadi akan saya sampaikan walaupun saya bukan paramedis.bahkan saya memiliki mimpi bergabung dengan lsm yang khusus menangani masalah seperti ini.(ada yang mau bantu?saya berada di jogja ).masalahnya ilmu saya sangat dangkal. saya juga belum tahu gimana menangani payudara yang lecet dan bengkak pada awal menyusui?kalau dulu sih ibu menyarankan putingnya diberi minyak kelapa murni biar ngga lecet juga aman buat bayi. kl payudara bengkak saya kompres dengan air hangat dan diusahakan bayi menyusu sebanyak mungkin biar ngga numpuk. salah ngga? ada cara yang ilmiah?

    Subhanallah, acung jempol, dech buat mbak Noviana. Btw, mba Novi bisa jadi konselor laktasi internasional,kok, walaupun bukan paramedis. Jika tertarik mba bisa searching dengan kata kunci IBLCC (International Board Lactation Consultant Certified).
    Yang mba lakukan udah bener,kok. Untuk payudara bengkak, memang dikompres air hangat dan sering menyusui. Kalo masih lebih berlebih, diperah dan ASInya bisa disimpan untuk stok.Kalo puting lecet, perlu dievaluasi apakah posisi menyusui sudah benar? Lecet puting, biasanya terjadi karena posisi menyusui yang tidak benar. Untuk mengatasinya, puting yang lecet cukup diolesi dengan ASI sebelum dan setelah menyusui, kemudian dibiarkan terbuka agar ASInya mengering. Tentu saja sambil diperbaiki posisi menyusuinya. Selamat berjuang,ya,mba..Keep On Hamasah.
    https://parentingislami.wordpress.com

  2. Assalammualaikum dok,
    Saya ingin menceritakan pengalaman pahit saya waktu anak pertama, (mungkin banyak juga yg mengalami). Waktu itu saya dan suami masih menumpang dengan orang tua saya, dan anak saya adalah cucu pertama (yang pasti sangat disayang). Saya sebetulnya sangat ingin memberi ASI sendiri (selain tuntutan ekonomi waktu itu kami belum bekerja), dan ingin memberikan yang terbaik bagi anak saya. Tetapi karena ortu saya dan saudara saya tidak ingin (mungkin) tercipta bonding yang kuat antara saya dan anak saya (karena cucu pertama, dan ingin menguasai juga), maka tidak mensuport waktu saya ingin memberikan ASI eksklusif. Bahkan pernah suatu malam saya menangis, karena (maaf) payudara saya bengkak, dan anak saya menangis, tetapi mereka cepat2 memberi susu botol. Saya dan suami hanya bisa menangis … juga saya pernah berantem hebat dengan kakak perempuan saya karena ibu saya memberi susu botol (padahal saya ingin menyusui sendiri. Tapi alhamdulillah, lama2 *(umur 4 bulan), anak saya sama sekali tidak mau minum susu botol. Walaupun tetap saya berikan susu formula (untuk suport saja, karena keterbatasan pengalaman dan pengetahuan, saya belum tahu manajemen penyimpanan ASI waktu anak saya tinggal pergi) dengan cara disendok. Sekarang kami sudah mandiri, dan sedang hamil anak kedua (Alhamdulillah). Saya dan suami memutuskan untuk memberikan program IMD dan ASI eksklusif nantinya (InsyaAllah). Untuk ibu2 yg lain, jangan menyerah ya.

    Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.
    Subhanallah….Saya salut atas perjuangan mba untuk melakukan IMD. Insya Allah, Allah telah mencatat perjuangan mba dan suami untuk memberikan yang terbaik untuk buah hati. Semoga kita semua dapat
    mengambil pelajaran yang berharga dari pengalaman mba Sri.Keep On fighting untuk semua laskar pejuang ASI !!! Semoga anak keduanya bisa mendapatkan IMD dan lulus ASI ekslusive. Semangat, ya…!
    Wassalamu ‘alaikum wr.wb.

    dr. Ariani

  3. assalamualaikum wr.wb.

    Saya ingin tanya, bagaimana sukses menyusui bila kondisi puting tidak menonjol? Karena pengalaman anak pertama menolak menyusu karena kondisi puting tsb.
    Saya sedang hamil 5 bulan anak kedua. Kl sy perhatikan sampai saat ini bentuk puting PD sama seperti saat hamil anak pertama. Saya ingin sekali bisa memberi ASI eksklusif pada anak kedua ini. Mohon sarannya. Terima kasih.
    Wassalamualaikum wr.wb

  4. ya mbak sya jga mw mnyakan hal yng sama… istri sya kokputingnya g mnnjol.jd anak saya cma mnum su2 frmula… bgaimna mngatasiny ya mbak???tlong

  5. kalo istri saya, ainya kok krg byk,dok. pdhal sdh byk makan sayur, protein, buah. terpaksa ditamb formula. pdhal awal menyusui bahkan bs menyimpan asi. skr anak kami 8 bl. bgmn agar asi kemb byk?

  6. bagaimana ya jk anak kt rewel dan sring mnangis,soalx klo tetangga dngr past blg cb dksh mkan aj.hrs bgaimna ya mengtsix?mksh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: