Ibuku Memang Luar Biasa


Ibuku seorang biasa
Yang memasak untuk anak dan suaminya
Dengan kompor minyak yang menghitam
Kadang sampai jam 2 malam

Ibuku seorang biasa
Yang mencuci pakaian anak dan suaminya
Sambil bersepatu bot
Karena kulit kakinya yang sudah rusak

Ibuku seorang biasa
Yang membuang sampah di kebun samping rumah
Sambil membawa cangkul butut dan berat

Ibuku seorang biasa
Yang membangunkan anak bungsunya di pagi hari
Menyiapkan pakaian dan sarapannya
Dan mengantar dengan doa tulusnya

Ibuku seorang biasa
Kadang ke kampus untuk mengajar
Di usianya yang lebih setengah abad
Bukan untuk dirinya,
Karena dia sudah tidak berani memiliki keinginan pribadi
Tapi hanya untuk anak-anaknya

Tapi ketika ku mendapat ujian
Ketika ku mendapat duka lara
Ketika ku merasakan pahit getir kehidupan
Lalu aku akan teringat,
Ada orang yang sudah mendapat ujian lebih dariku
Ada orang yang mendapat duka lebih dariku
Ada orang yang mendapat getir lebih dariku
Dia adalah ibuku

Karena itulah
Ibuku orang luar biasa
Luar biasa kesabarannya
Luar biasa kasih sayangnya
Luar biasa pengorbanannya

Ah, aku malu padamu ibu.

Salman, 14 November 2007

3 Tanggapan

  1. ibu.. kasih sayangmu sungguh luar biasa namun aku kehilangan kasih sayang kepadamu..

    ibu.. segalanya kau berikan untukku namun aku tak pernah memberi kepadamu..

    ibu.. demi aku, kau rela melanggar aturan agama..

    Tuhan, maafkanlah kami…

    Semoga Allah SWT memberikan jalan keluar terbaik.

  2. salam dari bandung

    di negeri para bandit, kemiskinan tidak hanya membuat orang jadi pasrah tapi juga bisa jadi kejam

    artikel terbaruku ……….Kepada perempuan yang berhati kudus

    http://esaifoto.wordpress.com

    Salam juga dari kami Bu. Anggota tim kami juga banyak yang tinggal di Bandung.
    Bandungnya di mana Bu? Cikapayang?
    Deket kampus saya dulu dong.

    Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita semua dalam perjuangan hidup ini.

    Priyanto Hidayatullah.

  3. bagus sekali tulisannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: