ASI dan Tumbuh Kembang Anak


ASI dan Tumbuh Kembang Anak

dr. Ariani

 

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular. Pertumbuhan bersifat kuantitatif, sehingga dapat diukur dengan menggunakan satuan panjang, satuan berat dan ukuran kepala. Sedangkan yang dimaksud dengan perkembangan adalah bertambahnya kemampan struktur yang lebih komples, bersifat kualitatif, pengukuran dilakukan dengan menggunakan skrining perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan sebenarnya merupakan proses yang berbeda namun salingberkaitan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
Proses tumbuh kembang anak merupakan hasil interaksi berbagai kondisi:
1. Faktor dalam (internal)
Antara lain perbedaan ras/ etnik, keluarga, umur, jenis kelamin,kelainan genetik, kelainan kromosom.

2. Faktor eksternal/ lingkungan
Antara lain gizi, endokrin, toksin, infeksi, psikologis, lingkungan pengasuhan, stimulasi, obat-obatan. 

Kebutuhan dasar tumbuh kembang anak

Agar dapat berjalan optimal,anak mempunyai tiga kebutuhan dasar untuk dipenuhi yaitu :
1. Kebutuhan fisis-biomedis (asuh)
Meliputi kebutuhan akan nutrisi yang adekwat dan seimbang (merupakan kebutuhan asuh yang terpenting) perawatan kesehatan dasar, pakaian, perumahan,hygiene dan sanitasi lingkungan, olahraga dan rekreasi.
Yaitu kebutuhan terhadap emosi, antara lain : kasih sayang orangtua, rasa aman, harga diri, kebutuhan akan sukses, mandiri, dorongan, kebutuhan mendapatkan kesempatan dan rasa aman, rasa memiliki.

2. Kebutuhan kasih sayang/emosi (asih)
Yaitu kebutuhan terhagap emosi, antara lain : kasih sayang orangtua, rasa aman, harga diri, kebutuhan akan sukses, mandiri, dorongan, kebutuhan mendapatkan kesempatan dan rasa aman, rasa memiliki.

3. Kebutuhan stimulasi (asah)
Yang dimaksud stimlasi disini adalah perangsangan yang datang dari lingkungan luar anak antara lain latihan atau bermain, kontak mata, komunikasi verbal. Melalui bermain, anak bisa belajar mengendalikan dan mengkoordinasikan otot-ototnya melibatkan emosi dan pikiran. Sehingga anak mendapat pengalaman hidup.

Proses menyusui memenuhi tiga kebutuhan dasar yang diperlukan tersebut. Pemenuhan kebutuhan emosi (asih) dapat dipenuhi dengan cara melakukan kontak sedini mungki bayi dan ibu (inisiasi dini). Keadaan ini akan menimbulkan kontak fisik (kontak kulit), psikis (kontak mata), suara dan penciuman sedini mungkin yang turut memegang peran penting terhadap keberhasilan menyusui.

Dengan mendekap bayi pada saat menyusui, mengajaknya berbicara dengan penuh kasing sayang, seorang ibu sudah memenuhi kebutuhan bayi akan stimulasi (asah), dan secara tidak langsung juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan psikologis ibu.

Sedangkan kebutuhan asuh terpenuhi melalui kandungan ASI. Nutrisi yang adekuat sangat diperlukan utuk pertumbuhan seseorang. Dan ASI adalah cairan biologis kompleks yang mengandung semua nutrien yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak. ASI disesuaikan dengan keperluan, laju pertumbuhan bayi dan kebiasaan menyusu.

 

Pemantauan pertumbuhan

WHO dan UNICEF merekomendasikan pemberian Asi ekslusif dari sejak lahir sampai batas usia 6 bulan dan bayi harus disusui tanpa batas waktu. Setelah usia 6 bulan bayi akna mendapat MP-Asi sesuai dengan usianya, disamping ASI yang tetap diberikan sampai anak berusia 2 tahun

Pemantauan pertumbuhan bayi dan anak dapat dilakukan dengan menimbang berat badan, mengukur panjang dan lingkar kepala anak. Ketiga hal terrsebut dilakukan secara periodik satu bulan sekali untuk anak di bawah 1 tahun. Setelah 1 tahun dilakukan tiap bulan sampai anak berusia 5 tahun. Berdasarkan kurva pertumbuhan yang diterbitkan National Center for health Statistics (NCHS), berat badan bayi akan meningkan dua kali lipat dari berat lahir pada usia 6 bulan dan meningkat tiga kali lipat dari berat lahir pada usia 12 bulan.

 

Air Susu Ibu dan pertumbuhan anak

Suatu penelitian jangka panjang dilakukan terhadap pertumbuhan bayi yang mendapat ASI ekslusif dan bayi yang mendapat susu formula, hasilnya didapatkan berat badan bayi yang mendapatkanASI lebih ringan dibanding bayi yang mendapat susu formula sampai usia 6 bulan. Hal ini bukan berarti bahwa berat badan yang lebih besar pada bayi yang mendapat susu formula lebih baik dibanding bayi yang mendapat ASI.

Kurva pertumbuhan yang normal adalah kurva bayi yang mendapat ASI. Berat berlebih pada bayi yang mendapat susu fomula justru menandakan terjadinya kegemukan.

Penelitian lain mempelajari dampak jangka panjang pemberian ASI pada saat bayi terhadap panjang badan saat kanak-kanak dan dewasa. Dari Dari penelitian kohort Boyd-Orr ini didapatkan hasil bahwa anak yang mendapat ASI pada masa bayinya secara bermakna lebih tinggi dibanding mereka yang mendapat susu formula.

 

ASI dan Perkembangan anak

Para ahli perkembangan menggunakan istilah the ”Golden Age” untuk masa tiga tahun pertama. Masa ini merupakan masa yang sangat penting tidak hanya pada pertumbuhan seseorang tetapi juga pada perkembangan kecerdasan dan keterampilan motorik, mental, sosial dan emosional. Pada masa ini terjadi mielinisasi, pertumbuhan dendrit dan sinaps yang pesat, sehingga terbentuk jaringan otak yang kompleks. Periode kritis pertumbuhan otak pada triwulan terakhir kehamilan sampai 3 tahun pertama kehidupan, merupakan massa yang sangat penting. Disebut juga windows of opportunity.
Dari segi gizi, pada masa kritis tersebut anak harus mendapat gizi esensial yang memadai. Dari penelitian terakhir ditemukan ASI mengandung LCPUFAs (Arachidonic Acid/AA dan Docosahexanoic acid/DHA) dalam jumlah yang memadai untuk pertumbuhan otak anak.

ASI selain memberikan nutrisi terbaik untuk perkembangan, juga mempunyai keuntungan lain. Proses menyusui akan memperkuat ikatan batin antara ibu dan anak. Ikatan batin yang erat, mesra dan selaras yang diciptakan lebih awal dan lebih permanen sangat penting, karena :
1. Turut menentukan perilaku anak di kemudian hari
2. Menstimulasi perkembangan otak anak
3. Merangsang perhatian anak terhadap dunia luar
4. Menciptakan kelekatan (attachment) antara ibu dan anak
5. Meningkatkan rasa kepercayaan diri anak

Suatu penelitian di honduras memperlihatkan bayi yang mendapat ASI ekslusif selama 6 bulan dapat merangkak dan duduk lebih dahulu dibanding mereka yang mendapat makanan pendamping pada usia 4 bulan. Dari berbagai penelitian yang pernah dilakukan, anak yang mendapat ASI jauh lebih matang, lebih asertif dan memperlihatkan progresifitas yang lebih baik pada skala perkembangan dibanding mereka yang tidak mendapat ASI.

Selain itu ASI sering dihubungkan dengan peningkaan perkembangan neurokognitif anak , terutama pada bayi yang lahir dengan berat badan rendah dan bayi yang mendapat ASI lebih lama. Penelitian Angelsen dkk. (2001) memperlihatkan bayi yang mendapat ASI kurang dari 3 bulan memiliki IQ yang lebih rendah dibanding bayi yang mendapat ASI 6 bulan atau lebih.Pemberian ASI yang lebih lama memberi keuntungan pada perkembangan kognitif anak. Penelitian lain yang dilakukan secara prospektif terhadap bayi prematur yang mendapatkan ASI memperlihatkan khasil tes IQ (usia 7-8 tahun) dengan poin 8,3 lebih tinggi dibanding bayi prematur yang mendapat susu formula. Penelitian prosfektif selama 18 tahun dilakukan di Selandia Baru (2001) juga menunjukkan hasil serupa, peningkatan pencapaian akademik dan kognitif yang lebih tinggi pada anak yang mendapat ASI selama 8 bulan atau lebih pada saat bayi.

So, Bunda, Mama, Ummi,….pastikan buah hati Anda mendapat ASI, untuk tumbuh kembang yang optimal!

https://parentingislami.wordpress.com

Referensi :
1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Tumbuh Kembang Anak dan Remaja. Sagung Seto. Jakarta : 2002
2. Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang DKI Jakarta. Bedah ASI: Kajian dari berbagai sudut pandang ilmiah. Jakarta : 2008

18 Tanggapan

  1. Bisa memberikan ASI pada buah hati adalah anugrah luar biasa yang diberikan Allah bagi seorang ibu, jadi jangan sia-sia kan kesempatan kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita…go breastfeeding

  2. info yang sangat bagus, kritis dan membangun….. trim’s

  3. informasi yang sangat bermanfaat dan
    semoga menjadikan orang tua sekarang tetap semgnat dalam meberikan ASI bagi anak mereka
    http://tumbuhkembang-anak.blogspot.com

  4. Terimakasih ulasanya dok,
    Alhamdulillah saya tetap bisa memberikan ASI Eksklusif pada bayi saya meski saya Working Mom.

    Semoga ke di masa datang akan makin banyak ibu, bapak dan masyarakat yang SADAR ASI

  5. Subhanallah, selamat ya,Bu! Semoga semakin banyak working Mom yang seperti Ibu.
    Keep On Fighting!
    dr.ariani
    https://parentingislami.wordpress.com

  6. Terima kasih ulasanx dokter, Saya ingin memberikan ASI ekslusif selama 6 bln pd anak saya, tp sayang karena tuntutan kerja hal itu tdk dpt terwujud, mulai usia 2 bln ke atas abil minum ASI dibantu susu formula. Tp saya sangat bersyukur sampai saat ini saya masih bs memberikan ASI pd si kecil, insyaallah saya akan berikan ASI sampai usia abil 2 th.

  7. Woaah….ulasan yang sangat menarik sekali bu dokter, trims. Insya Allah, meski saya bekerja nando tetep dikasih ASI coz emang Gak suka minum susu formula sama sekali. Sekarang nando berusia 4 bulan dg BB 65 Kg; Pjg 65 cm….wajar gak dok?…Trims…

  8. DARI MATERI YG SAYA DAPAT INI, AKAN MEMBUAT SAYA LEBIH SIAP UNTUK MJD SEORANG IBU

  9. memberikan asi pada bayiku seperti memberikan harta yang tak ternilai harganya. alhamdulillah, anakku yg pertama dan yang kedua mendapatkan asi. Ayo ibu2 indonesia, jadilah ibu yang sadar asi. demi masa depan buah hati kita.

  10. Insya ALLAH 1bulan lagi sy melahirkan anak ke2, mudah2an sy bisa memberikan ASI Eksklusif pd anak ke2 sy seperti anak yang pertama.. memang ASI tidak ada duanya… ASI is the Best..

  11. Artikelnya bagus sekali =)
    saya minta izin kutip utk di blog saya ya?, tentunya saya cantumkan link kesini
    thanks!!

  12. Anak yg pertama, dila nggak mimik Asi, krn saya belum pandai dan puting susu masuk kedalam. Tapi alhamdullilah anak kedua saya mimik asi. Tp skrg eeknya benyek dan berbusa. Dia jg lg terapi ‘flek’ blm ada 1 bln apa dia alergi amoxilin. Soalnya dia abis panas minum amoxilin langsung eeknya benyek 1 hari 2 x. Kt Dsa nya suruh berenti Asi ganti susu bebas laktosa gmn dong.

  13. kasih sayang seorang ibu tak dapat dibalas dengan apapun………………………………………

  14. suatu hal yang paling indah adalah bisa memberikan yang terbaik buat anak, anak adalah titipan dan anugrah dari alloh swt, jagalah anak-anak kita dan bimbinglah mereka supaya menjadi anah-anak yang soleh dan patuh kpd kedua ortunya, jagalah mereka dari segala bahaya yang mengintai disekitar kita.

  15. Artikel yg bagus sekali… Memang luar biasa TUhan menciptakan manusia dengan segala kelengkapannya, termasuk ASI salah satunya. Semoga ke depan semakin banyak ibu yg dapat memberikan ASI pada anak2nya, dan semoga Pemerintah juga dapat mendukung program ASI ini dengan mewajibkan setiap kantor atau bangunan menyediakan Ruang laktasi. Hidup anak Indonesia!!

  16. Artikel yg menarik.. alhamdulillah sy biemberikan ASI pd anak pertama sy sampai 2thn,meski sambil bekerja,dan hasilnya dia menjadi sangat cerdas lbh dr anak2 seumuranx..sy jg mngasuhx sndri dgn membawax ke tempat kerja setiap hari..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: