Quality Time Together


Quality Time Together

partisipasi cerita dari Winny Wulandari, Melbourne Australia

Ketika kedua orang tua bekerja/kuliah full-time dari pagi sampai sore, bagaimana ya membuat waktu jadi berkualitas bersama anak? Saya cukup merasakan hal ini ketika saya dan suami kuliah full time dan Affan, anak saya, dititip ke teman. Biaya childcare cukup mahal di sini, sementara alhamdulillah ada teman yang bersedia ngemong Affan, seorang ibu rumah tangga 2 anak yang menemani suaminya kuliah. Kami kuliah dari jam9 sampai jam5 sore setiap hari, artinya dari jam1/8 pagi sampai jam6 sore di luar rumah. Mungkin sama juga, atau lebih lama kali ya untuk orang tua yang bekerja di Jakarta setiap hari dengan macet yang tiada terkira. Kalo di sini ngga macet, namun jarak tempuh dari rumah ke tempat pengasuh lalu ke kampus sekitar 40 km setiap hari.

Yang terbayang kalau orang tua kerja fulltime, pasti pagi udah mulai rusuh dengan persiapan ke kantor dan menyiapkan sarapan dan bekal makan siang, sementara saat sore hari, badan udah capek, belum lagi memasak untuk makan malam. Hm.. jadi kapan dong menemani anak?

Quality time together… Quality did make difference. Affan setiap dijemput pasti langsung manja. Kadang ketika di rumah pun saat bermain ingin ditemani bunda/ayah. Saya yakin, anak ingin ditemani karena dia butuh kita. Ada beberapa hal cukup handy yang bisa meningkatkan kualitas hubungan dengan anak:

  • Siapkan mental n niat bergembira akan bertemu anak. Jangan sampai karena udah kecapean sepulang kantor, kita membiarkan anak untuk main sendiri.
  • Barengi anak bermain di rumah, bisa dari menggambar, atau lihat mainan. Untuk toddler (batita), dengan mengulang2 kata, misalnya “itu mobil”, “ini bola”, si kecil akan merekam itu dalam otaknya, sehingga mudah2an cepat bicara.
  • Sabar mendengarkan/n tanggap saat si kecil babbling/berbicara.
  • Kalaupun kita ingin nonton tv misalnya, ngga apa-apa juga ajak anak nonton asal jangan kelamaan, dan lebih baik sambil tunjuk hal2 menarik.. misal acara tentang zoo cukup bagus karena ada macam2 binatang
  • Menyempatkan jalan2 sebentar sekitar rumah sambil menikmati sore hari dan melihat burung2 berkicau juga bagus.
  • Kadang dengan menyiapkan makan malam yang lebih singkat, atau sekali2 beli take away dan sisa waktunya dipake untuk main bersama anak, itu cukup memberi perbedaan.
  • Sebelum tidur, bersama anak bisa baca buku anak2 yang bergambar

Walau orang tua bekerja di luar setiap hari, ngga berarti kualitas hubungan dengan anak jadi turun kan. Finally, saat weekend, luangkan waktu yang banyak dengan anak. Kadang, ngga disadari, padatnya acara weekend, misalnya pengajian, arisan, bertamu ke rumah teman, atau shopping, membuat anak justru ngga nyaman. Belum tentu anak enjoy dengan shopping yang lama, atau pengajian lama, atau terlalu lama di perjalanan. Ada baiknya batasi acara2 yang ngga melibatkan anak. Ajak main ke taman sejam, atau berkebun di halaman, salah satu alternatif juga untuk mengisi waktu bersama anak.

4 Tanggapan

  1. info yang sangta bermanfaat sekali bagi ortu yang ingin menjadikan anak-anak yang berkualitas

  2. saya percaya saja dengan semua anjuran untuk dekat dengan anak. karena kedekatan itu bisa dirasakan dengan hati. jadi berhasil tidaknya cara itu, rasakan saja di hati, terasa dekatkah kita dengan anak. sukses untuk orang tua dimanapun berada, apapun pekerjaannya. sukseskan parentingislami.

  3. info yg bermanfaat untuk ku kelak….^_^ trimakasih…..

  4. memasang muka manis disaat kita lelah…itu yg aga susah, tp aq mw coba…thanks y

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: