MAKRUH MEMBEDA-BEDAKAN PEMBERIAN KEPADA ANAK


MAKRUH MEMBEDA-BEDAKAN PEMBERIAN KEPADA ANAK

Dari An Nu’man bin Al Basyir ra., bahwa ayah Nu’man pernah
membawanya menghadap rasulullah saw., lalu berkata: “Saya
pernah memberikan kepada anakku ini seorang budak yang
dulu kepunyaanku.” Rasulullah saw., bertanya: “Apakah
masing-masing anakmu kamu beri seperti anakmu ini?” Ayah
Nu’man menjawab: “Tidak” Maka Rasulullah saw., bersabda:
“Kalau begitu tariklah kembali pemberianmu (kepada Nu’man)
itu.”

Dalam riwayat dikatakan: “Rasulullah saw., bertanya:
“Apakah kamu juga berbuat semacam ini terhadap anakmu
semua?” ayahku (Ayah Nu’man) menjawab: “Tidak”
Rasulullah saw., bersabda: “Takutlah kepada Allah dan
berbuatlah adil terhadap anak-anak kalian.” Ayahku pun
kembali, lalu mengembalikan sedekah itu.

Dalam sebuah riwayat dikatakan: “Hai Basyir, Apakah kamu
mempunyai anak lagi selain anak ini?” Ayah menjawab: “Ya”
Rasulullah saw., bertanya: “Apakah semua anakmu kamu beri
hadiah seperti ini?” Ayah menjawab: “Tidak” Rasulullah saw.,
bersabda: “Kalau begitu janganlah kamu jadikan aku sebagai
saksi, sebab aku tidak menjadi saksi perbuatan aniaya.”
Dalam riwayat lain dikatakan: “Jangan jadikan aku sebagai
saksi atas perbuatan aniaya.”

Dalam riwayat lain: “Mintalah persaksian akan hal ini kepada
orang lain selain aku.” Kemudian rasulullah saw.,
meneruskan: “Apakah menggembirakanmu, jika ketaatan
anak-anakmu kepadamu sama?” Ayah menjawab: “begitulah”
Rasulullah bersabda: “Maka jangan (mengutamakan anak
yang melebihi yang lain) kalau begitu.” (HR. Bukhari dan
Muslim)

10 Tanggapan

  1. subhanallah ,ketemu juga blog yg bagus seperti ini🙂

  2. mau nanya,
    mana yang bagus cara mendidik anak

    apakah dengan memanjakan dengan memberikan semua keinginannya.

    atau mendidikan nya dengan cara Sederhana?

  3. Blognya keren mengajarkan kita selalu adil terhap anak kita.

  4. tulisan yang bagus, saya salut ketika tulisan mengenai paud di ambil dari dari dalil2 islam, karena slama ini hy berkutat dg teori barat, saya juga ingin sekali menggali mengenai paud dari versi islam, good luck

  5. informasi ini sangat penting buat para orang tua, terutama ayah dan ibu-ibu muda yang ingin membekali anak-anaknya dengan akhlak Baginda kita. Semoga anak-anak kita menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah. amiin ya robbal alamin

  6. terima kasih atas sharing mbak, ternyata selain berpengaruh terhadap psikologis anak, didalam ajaran agama pun ternyata hal tersebut di makruh kan.
    Subhanallah…

  7. Islam sangat kompleks dan mengatur banyak hal. bahkan hal sedetil inipun ada aturannya. Artikel yang bagus semoga berguna bagi kita semua

  8. Alhmdllh, jd ini cnth bwt kt smua, jngn smp membeda-bedaka dalam hal sekecil apapun.

  9. anak saya laki2, 1 umur 3th, 1 umur 1th. terkadang mainannya hanya saya belikan 1 saja krn terbatasnya dana, dan berharap anak2 bisa berbagi/gantian mainnya. nah kl begitu, kira2 gmn hukumnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: