Seminar ASI bersama dr. Utami Roesli dan Ibu Gubernur Jawa Barat

Ayahanda Bunda, Allah menuliskan dalam AlQur’an bahwa menyusui itu diperintahkan pada kedua orang tua. Ibu menyusui dan ayah memberikan nafkah dan dukungan agar ibu bisa menyusui dengan optimal. Itu yang tercantum dalam AlBaqoroh 233 di mana Allah berfirman “Para Ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para Ibu dengan cara ma’ruf….”.

Namun sayang sekali, ternyata masih banyak di antara kita yang belum melaksanakan perintah Allah ini. Ada yang karena sibuk bekerja, atau karena merasa ASInya tidak cukup, dsb. Padahal itu semua bisa diatasi. Kuncinya adalah ilmu.

Oleh karena itu, kami mengajak untuk sama-sama belajar di acara Seminar dan Bedah Buku ASI ini. Semoga anak dan keturunan kita menjadi generasi yang lebih baik dari kita dengan memberinya nutrisi terbaik yang diciptakan Allah untuk manusia. ASI.

dr. Ariani

redaktur Parenting Islami

Seminar ASI, Bedah Buku ASI, & Grand Launching Rumah ASI Kita

http://www.facebook.com/event.php?eid=111765338843813&ref=mf


Berbagai penelitian tentang ASI semakin membuktikan bahwa ASI sarat hikmah, penuh dengan manfaat. Anak jadi sehat, cerdas, dan lebih tahan dari serangan penyakit. Manfaat ASI tidak hanya untuk bayi, namun untuk ibu, keluarga bahkan untuk negara.

Ingin tahu lebih banyak tentang berbagai penelitian terkini mengenai manfaat ASI ? Jangan lewatkan acara yang satu ini.

Menghadirkan pembicara-pembicara ternama:
1. Ibu Netty Heryawan (Ibu Gubernur Jawa Barat)
2. Dr. Utami Roesli, dr. SpA, MBA, IBCLC CIMI (Konsultan Menyusui)
3. dr. Hj. Alma Lucyati MKes MSi MHKes (Kadinkes Prov Jawa Barat)
4. dr. Ariani (Konselor Menyusui, Penulis Buku, Ketua Rumah ASI Kita)
5. dr. Emma PA Kaysi (Ketua LSM WISE)
6. Ust. Ahmad Humaidi (Direktur Lembaga Studi Da’wah Almustanir)

Minggu, 25 April 2010
Pukul 08.00 – 13.00

Tempat: Aula Pusdiklat Geologi, Jl. Cisitu Lama, Dago Bandung
Fasilitas:Merchandise dan diskon Buku 20% selama acara.
Investasi Sangat Ringan Untuk Manfaat Jangka Panjang : Rp. 30.000,-

CP: Lina (0812 144 7764) lina.hidayah [at] yahoo.com
Dian (0818 022 394 64)
David (022 7302 389)
Sekre: Jl. Biduri No. 9 Bandung
Rekening: BCA KCP Kiara Condong, a.n. Lina Marlinawati
2800 409 856

Didukung oleh: Percikan Iman, Penerbit Khazanah Intelektual, LSM WISE

Buruan Daftar. Tempat Sangat Sangat Terbatas!!

Keajaiban ASI: “ It’s Amazing!!!”

Keajaiban ASI: “ It’s Amazing!!!”

oleh: Ariani, dr.

A. Keajaiban ASI Bagi Bayi

Ibu, ketika perintah menyusui diturunkan dalam Al-Qur,an, ilmu pengetahuan saat itu belum bisa menginformasikan secara rinci mengenai komposisi ASI dan berbagai  manfaatnya. Seiring dengan majunya ilmu pengetahuan, berbagai penelitian telah dilakukan, dan akhirnya terkuaklah berbagai hikmah dari perintah menyusui. Subhaanallah…..

Makanan yang paling ideal bagi bayi manusia

Allah SWT  telah memelihara dan  memberi  makan buah hati Ibu  selama 9 bulan di dalam rahim. Setelah itu, Allah merancang menyusui untuk memelihara bayi di tahun-tahun pertama kehidupan. Air susu Ibu adalah makanan terbaik dan paling sesuai yang pernah ada untuk bayi manusia. Yang lebih menarik lagi adalah ASI sangat individual dan spesial karena komposisinya berbeda untuk tiap  anak.

Susu setiap jenis mamalia berbeda dan bersifat spesifik untuk tiap spesies, yaitu disesuaikan dengan keperluan, laju pertumbuhan dan kebiasaan menyusuinya. Misalnya ikan paus yang hidup dalam lingkungan yang sangat dingin dan waktu menyusuinya singkat, kadar lemak dalam susunya bisa mencapai 50, sedangkan kelinci yang menyusui anaknya hanya sekali sehari, susunya mengandung kurang lebih 10% protein. Bayi manusia akan mencapai 2 kali berat lahirnya dalam waktu sekitar 6 bulan, sedangkan anak sapi hanya memerlukan waktu 6 minggu, sehingga dapat dimengerti bahwa komposisi ASI dan susu sapi pastilah berbeda. ASI dalam satu spesies pun  berbeda. ASI seorang Ibu bisa berbeda dengan ASI Ibu yang lain. Jika ASI sesama hewan saja berbeda dan ASI tiap Ibu berbeda, maka bagaimana bisa ASI manusia sama dengan ASI hewan???

Air susu berubah kualitas dan kuantitasnya seiring dengan berubahnya umur bayi. Kebutuhan bayi berbeda pada umur yang berbeda. Bahkan selama satu kali (periode) menyusui, komposisi air susu berubah. Ketika ia mulai menghisap, bayi akan menerima susu awal (foremilk). Saat acara menyusui berlanjut, susu lanjutan (hindmilk) akan dilepaskan. Luar biasa!

Baca lebih lanjut

Menyusui menghambat hubungan seksual?

Menyusui dan Sex

Pengaruh menyusui terhadap libido wanita masih diperdebatkan. Berbagai hasil penelitian menunjukan hasil yang berbeda-beda. Ada yang menunjukan bahwa menyusui menurunkan gairah seksual. Namun ada juga yang menunjukan ibu menyusui lebih aktif secara seksual daripada ibu yang memberikan susu formula. Pada beberapa kasus para suami merasa lebih bergairah karena bentuk payudara isterinya lebih menarik ketika masa menyusui.

Terlepas dari kontroversi itu, ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi kehidupan seksual suami isteri yang baru saja mempunyai bayi :

Keduanya bisa jadi sangat kelelahan secara fisik maupun mental karena proses melahirkan dan mengurus bayi pada saat awal kelahiran. Biasanya bayi yang baru lahir sering terbangun di malam hari sehingga membuat ayah dan ibu harus bergantian ngeronda. Hal ini dapat mempengaruhi keintiman diantara keduanya, walaupun hanya untuk sementara waktu. Terlebih bagi pihak ibu. Setiap wanita yang baru saja melahirkan (terlepas ia menyusui atau tidak) memerlukan waktu pemulihan. Bahkan setelah dokter menyatakan aman untuk melakukan hubungan seksual, mungkin ia belum siap untuk melakukannya. Inilah salah satu hikmah adanya masa nifas. Seorang suami bisa membantu isterinya menghadapai hal tersebut dengan berbicara dengan bahasa cinta sang isteri.

Di dalam buku The Five Love Languages: How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate, Dr. Gary Chapman menyatakan bahwa ada lima bahasa cinta: Words of Affirmation (kalimat-kalimat pernyataan), Quality Time (waktu yang berkualitas), Receiving Gifts (memberi hadiah), Acts of Service (melayani), and Physical Touch (melakukan kontak fisik). Idenya adalah bagaimana untuk menciptakan pernikahan yang bahagia masing-masing pasangan perlu menunjukan cintanya dengan berbicara dengan bahasa cinta pasangannya. Misalnya seorang ayah bisa menjaga bayinya semalaman agar isterinya bisa beristirahat dan siap bercinta. Baca lebih lanjut

ASI dan Tumbuh Kembang Anak

ASI dan Tumbuh Kembang Anak

dr. Ariani

 

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular. Pertumbuhan bersifat kuantitatif, sehingga dapat diukur dengan menggunakan satuan panjang, satuan berat dan ukuran kepala. Sedangkan yang dimaksud dengan perkembangan adalah bertambahnya kemampan struktur yang lebih komples, bersifat kualitatif, pengukuran dilakukan dengan menggunakan skrining perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan sebenarnya merupakan proses yang berbeda namun salingberkaitan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
Proses tumbuh kembang anak merupakan hasil interaksi berbagai kondisi:
1. Faktor dalam (internal)
Antara lain perbedaan ras/ etnik, keluarga, umur, jenis kelamin,kelainan genetik, kelainan kromosom.

2. Faktor eksternal/ lingkungan
Antara lain gizi, endokrin, toksin, infeksi, psikologis, lingkungan pengasuhan, stimulasi, obat-obatan. 

Baca lebih lanjut

ASI dalam Sirah Nabawiyah dan Para Sahabat

ASI dalam Sirah Nabawiyah dan Para Sahabat

(Ungkapan Cinta Rasul dan Para Sahabat)

Sebuah kisah diriwayatkan oleh Muslim, ketika datang kepada Nabi seorang wanita dari Bani Ghamidiyah yang mengemukakan pengakuannya di hadapan di hadapan beliau bahwa dirinya telah mengandung dari hasil perbuatan zina dan meminta pada Nabi untuk dihukum, Nabi bersabda kepadanya :                    “Pulanglah kamu sampai kamu melahirkan! Setelah bersalin ia datang lagi seraya menggendong bayinya dan berkata’ “wahai Nabi Allah, bayi ini telah saya lahirkan”.

Akan tetapi nabi bersabda kepadanya, “Pulanglah kamu, susuilah dia sampai kamu menyapihnya.” Setelah wanita itu menyapih bayinya, ia datang dengan membawa bayinya yang saat itu dalam keadaan memegang roti di tangannya, lalu ia berkata, “Wahai nabi Allah, bayi ini telah saya sapih dan kini dia telah dapat memakan makanan.”

Nabipun memerintahkan agar bayi itu diserahkan kepada salah satu kaum muslimin dan memerintahkan agar dibut galian sebatas dada untuk menanam tubuh wanita tersebut, kemudian Rasulullah memerintahkan kepada orang-orang untuk merajamnya dan merekapun segera merajamnya (HR. Muslim. Kitabul Hudud, no.3208).

Subhanallah, suatu kisah yang menggambarkan ungkapan kasih sayang Nabi terhadap seorang bayi,walaupun sang bayi terlahir dari hasil hubungan zina. Jika seorang wanita pezina pun diperitahkan untuk menyempurnakan persusuan, apalagi seseorang, yang mengandung bayi dari pernikahan yang sah.

Para shahabat sepeninggal Rasulullahpun memberikan perhatian yang besar terhadap menyusui. Diriwayatkan bahwa suatu hari ketika Umar bin Khattab berkeliling di mushala-mushala, ia dapati anak-anak yang sedang menangis. Umar lalu berkata kepada ibunya, “Susuilah dia”. Wanita itu menjawab, “Sesungguhnya amirul mukminin (Umar) tidak mengharuskan menyusui seorang anak sampai saatnya disapih, dan saya sudah menyapihnya. “Lalu Umar berkata, “Sungguh saya hampir saja membunuh anak itu. Mulai saat ini susuilah dia. Sebab amirul mukminin akan mengharuskan hal itu “. Akhirnya, Umar bin Khattab mengharuskan menyusui sejak anak lahir hingga selesai masa penyusuannya

dr. Ariani,

Parenting Islami

Breastfeeding Father (part 2 – tamat)

Breastfeeding  Father (part 2 – tamat)

cimg0935Jangan biarkan hal ini terjadi pada anda….
Seorang teman pernah cerita betapa ketidaksiapannya sebagai mama saat mengandung ditambah ketidakharmonisan hubungannya dengan suami dan keluarga suami saat itu akhirnya mengantarkan pada kondisi baby blues dan depresi pasca melahirkan.

Kalau mengingat kembali, ia nggak habis pikir, kenapa saat itu begitu membenci bukan hanya hidupnya tapi juga bayi yang ada di perutnya bahkan setelah bayi itu lahir. Setiap kali memandangnya ia semakin membenci hidup, suaminya, termasuk bayinya.

Baca lebih lanjut

Breastfeeding Father (Wujud cinta Ayah)

Breastfeeding Father (Wujud cinta Ayah)

cimg09301Mungkin ada yang baru mendengar istilah ini pertama kali akan mengernyitkan dahi, ”Memang, seorang ayah bisa menyusui ? .

Maksud dari istilah tersebut adalah berupa dukungan penuh dari seorang ayah kepada istrinya dalam proses menyusui. Karena itulah, hal ini diistilahkan dengan nama breastfeeding father. (Tentunya, bukan memberikan susu pada anak seperti yang ibu-ibu lakukan). Hal ini bukan berarti seorang Ayah, Abi, Papa atau Papih hanya berperan aktif ketika bayi sudah lahir dan disusui, tapi bahkan jauh sebelum bayi lahir. Karena keberhasilan menyusui ditentukan sejak dari awal-awal kehamilan

Seorang ayah memainkan peran yang sangat penting dalam keberhasilan menyusui seorang ibu (“The Breastfeeding Book”, Martha Sears, R.N., and William Sears, M.D.) Pasangan yang sensitive dan supportive adalah faktor yang menentukan kesuksesan proses menyusui. So, dengan kata lain keberhasilan menyusui tidak terlepas dari usaha para ayah untuk menjadi breastfeeding father.

Berbagai hal yang bisa dilakukan seorang ayah menuju breastfeeding father yang TOP Be Ge Te :

Baca lebih lanjut